• Cell/WA:+62 (0)813 4080 9079
  • booking@lombokbulanmadu.com

Pantai Mawun – Lombok Selatan

Pantai Mawun – Lombok Selatan

Pulau Lombok adalah surganya wisata alam. Selain memiliki Gunung Rinjani yang menjadi primadona bagi para pendaki, Lombok juga memiliki banyak pantai yang indah. Salah satunya adalah pantai Mawun. Pantai ini berada di kabutapen Lombok Tengah, sekitar satu jam perjalanan dari kota Mataram. Kesan pertama ketika sampai Mawun adalah: “pantai ini birunya kebangetan”

Pantai Mawun berlokasi di Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Berjarak 60 km dari Kota Mataram. Pantaio ini dapat ditempuh dalam waktu 1,5 jam dengan menggunaakn mobil pribadi atau motor dari Kota Mataram melalui rutr Kota Mataram – Cakranegara – Kediri – Praya – penujak – Selong Belanak – Mawun, atau rute Kota Mataram – Cakranegara – Kediri – Praya – Batunyale – Sengkol – Rambitan – Sade – Kuta – Mawun.

Untuk menuju pantai ini lewat Selong Belanak kita melewati jalan yang kondisinya kurang baik pada sekitar 9 kilometer menjelang pantai. Namun di sepanjang jalan ini banyak terdapat kebun-kebun tembakau dan padang penggembalaan kerbau. Kita bisa melihat petani memanen tembakau dan menjual tembakaunya kepada bandar atau pabrik pengolahan tembakau.

Meskipun kalah terkenal dari pantai lainnya di Lombok, Pantai Mawun tetaplah menarik untuk dikunjungi. Pasirnya berwarna putih dan ombaknya sangat bersahabat.

Pantai di bagian pesisir selatan Pulau Lombok banyak yang belum populer meskipun kondisi pantainya cukup baik. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut, namun yang utama adalah kondisi infrastuktur yang kurang baik dan kebersihan yang kurang terjaga. Pantai Mawun termasuk salah satu pantai dalam kelompok ini.

Apabila dilihat dari sumber daya pantainya, Pantai Mawun sangat layak untuk menjadi kawasan wisata pantai yang populer. Pantai yang merupakan bagian dari teluk ini berbentuk seperti tapal kuda apabila dilihat dari udara, dan ada 2 bukit di sisi barat dan di sisi timur. Hamparan pasirnya berwarna putih. Di pantai bagian tengah hingga bagian timur pasirnya halus seperti gula. Sementara di bagian barat pasirnya lebih kasar bercampur dengan pecahan-pecahan karang. Topografi pantai bagian tengah juga lebih curam daripada pantai bagian barat dan timur. ombak di pantai bagian tengah pun lebih besar daripada pantai bagian barat dan timur. Tak cuma itu, kondisi pantai bagian tengah juga sering tercemar oleh sampah-sampah kemasan makanan yang terbawa oleh arus laut. Hal ini bisa dimaklumi karena pantai bagian tengah langsung berhadapan dengan Samudera Hindia, sementara bagian barat dan timur pantai terhalang oleh bukit.

Dalam kesehariannya, pantai ini selalu dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara meskipun tidak terlalu ramai. Wisatawan domestik biasanya datang pagi hari hingga menjelang tengah hari sebelum matahari bersinar terik. Sebaliknya, wisatawan mancanegara datang ketika matahari sudah mulai menyengat di siang hari (nampaknya mereka memburu matahari untuk berjemur). Selain berenang, mereka biasanya menghabiskan waktu sambil berjemur, membaca, atau memotret.

Mawun memang memiliki air pantai yang sangat biru dengan pasir putih yang membuat pantai ini terasa sangat sempurna. Jika Anda berkunjung ke pantai ini dijamin Anda tak akan tahan untuk segera bermain dengan ombak pantainya yang seakan terus melambai-lambai. Mawun memiliki karakteristik yang cukup unik. Bagian bibir pantai ini termasuk dalam. Di sekeliling pantai terdapat perbukitan yang membuat kesan alamnya begitu kuat. Ditambah lagi dengan volume pengunjung yang tidak terlalu ramai serta tidak adanya warung penjual makanan. Membuat pantai ini benar-benar tempat sempurna untuk sejeka lari dari kepenatan

Dengan segala keindahan yang ditawarkan Mawun, akses untuk kesana juga butuh perjuangan. Anda harus rela melewati jalanan yang berkelok-kelok plus beberapa lubang yang terdapat di sepanjang jalan. Namun, hal itu akan terbayar lunas ketika Anda tiba di pantai indah ini. Mau tahu keindahan Mawun?

Di pantai Mawun ada beberapa aktivitas yang dapat dilakukan. Dari sekadar berbaring mandi matahari, berenang, atau sekadar berjalan-jalan menyusuri pantai. Khusus untuk berenang, sebaiknya berhati-hati apabila melakukannya di tengah pantai, sebab topografi dasar laut dari daratan pantai k tengah laut lumayan curam. Selain itu, pantai ini tidak ada petugas penyelamat seperti yang biasa kita lihat di film Baywatch.

Bila ingin melakukan aktivitas yang sedikit berbeda cobalah mendaki bukit yang ada di kedua ujung pantai. Dari sana kita bisa melihat panorama indah Samudera Hindia, bebukitan dan pantai yang berkelok-kelok.

Saran bagi para (calon) pengunjung yang mengunjungi pantai ini, pilihlah pantai bagian timur dan barat karena selain bersih, kedua pantai tersebut landai dan tidak terlalu berombak.

admin

Leave your message