• Cell/WA:+62 (0)813 4080 9079
  • booking@lombokbulanmadu.com

Tag Archive pantai mawi

Desa Wisata Tetebatu – Lombok Timur

Tete Batu adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Sikut, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia.

Salah satu pesona keindahan pemandangan di kaki Gunung Rinjani terdapat di Desa Tete Batu yang memiliki panorama pegunungan dan persawahan yang amat indah. Karena keindahannya, Tete Batu dijadikan sebagai desa wisata oleh Pemerintah Lombok Timur. Tete Batu memiliki formasi kontur tanah seperti ngarai memanjang. Pemandangan ngarai yang indah terbentuk dengan persawahan subur nan hijau. Inilah daya tarik Tete Batu yang membuat banyak wisatawan berbondongbondong berkunjung ke sana. Lokasi Desa Wisata Tete Batu berada di selatan Gunung Rinjani di ketinggian 700 meter di atas permukaan laut.

Berada di ketinggian tersebut membuat udaranya sejuk, bebas polusi, dan menyegarkan. Di samping dominasi hamparan pemandangan persawahan, panorama alam Tete Batu di Kecamatan Sikur Lombok Timur ini didominasi oleh perbukitan terjal, hutan, dan air terjun. “Kontur sawahsawah bertingkat adalah daya tarik utama wisata di Tete Batu,” ujar Resty Rismawati dari Lombok Network Holliday. Ketika sudah selesai panen atau masa bertanam, keindahan sedikit berkurang.

Namun, wisatawan yang sudah telanjur datang tak perlu kecewa karena keramahan dan keha ngatan masyarakat desa di sana membuat wisatawan betah bercengkerama dengan mereka. Berdialog dan menyelami kehidupan mereka adalah pengalaman berharga lain. Selain persawahan, masih ada pemandangan lain di desa ini, yaitu perkebunan tembakau.

Tembakau Lombok yang terkenal dan memiliki kualitas internasional salah satunya komoditi andalan yang dihasilkan di Tete Batu. Jika udara cerah, dari Tete Batu bisa terlihat pemandangan Gunung Rinjani menjulang gagah. Siluet jingga matahari senja dapat terlihat di mahkota Rinjani pada setiap sore. Oleh para wisatawan asing, pemandangan yang menakjubkan ini menjadi objek jepretan favorit bagi penyuka fotografi .

Lainnya Sambil trekking di Tete Batu dapat melakukan penjelajahan di beberapa tempat di lokasi ini seperti air terjun dan taman wisata yang amat menarik. Seperti saat menuju Taman Wisata Tetebut terdapat bermacam habitat kera hitam. Kera-kera ini pun bisa dijumpai lalu lalang dengan liar sepanjang perjalanan menuju air terjun Ulem-Ulem.

Air terjun Ulem-Ulem hanya memiliki ketinggian kurang dari 10 meter. Namun, pesona air terjun ini bukan pada ketinggiannya, melainkan pada kolam air di bawahnya yang luas dan dapat dijadikan tempat berenang. Air bening dan dingin membuat setiap orang ingin menceburkan diri.

Di sekeliling air terjun, terdapat gubuk-gubuk peristi rahatan. Tempat ini dapat dipakai beristirahat setelah basah kuyup berenang di bawah air terjun Tete Batu. Jika masih penasaran, telusuri pula sungai-sungai berbatu di Tete Batu. Arusnya yang deras dan liar cocok untuk kegiatan arung jeram. Desa Tete Batu juga terdapat perkebunan tanaman holtikultura andalan berupa komoditas buah pala.

Salah satu produk olahannya yang siap dikonsumsi atau dijadikan buah tangan adalah manisan buah pala. Manisan ini memiliki efek mengantuk. Jadi, setelah seharian menjelajahi Tete Batu, beristrahat akan lebih tenang setelah makan manisan buah pala yang berfungsi sebagai obat tidur alami ini.

Sejauh mata memandang, Anda hanya akan melihat keindahan nuansa pegunungan di Tetebatu. Dari tempat ini terbentang pemandangan ke arah selatan Lombok, Gunung Rinjani di utara dan pemandangan laut saat menoleh ke arah timur. Tetebatu adalah tempat peristirahatan yang sempurna untuk wisatawan yang penat dan bagi yang ingin sementara singgah untuk meneruskan liburan di daerah Lombok Tengah. Suhunya yang dingin, membuat Tetebatu senantiasa sejuk. Langitnya seringkali ditutupi awan, matahari tidak pernah memancar dengan kuat. Redup dan tenang. Dengan nuansa alam seperti ini, sawah di Tetebatu cocok untuk bertani tembakau dan padi.

Bagi yag suka berenang, acuhkan sementara dinginnya air di Tetebatu. Anda wajib menikmati berenang di sungai yang berkelok selepas trekking di kaki Rinjani untuk relaksasi. Suasana pedesaannya yang masih kental membuat Tetebatu tak pernah bisa dilupakan. Desa wisata ini berada di 700 meter dpl. Jika ingin menikmati keindahan Tetebatu dengan lengkap, Anda bisa menyewa sepeda kepada masyarakat setempat. Atau jika ingin lebih tradisional, Anda bisa naik cidomo menikmati keindahan suasana. Selain pemadangannya yang memukau, Tetebatu yang mayoritas dihuni oleh orang suku Sasak ini juga dikenal dengan atraksi budayanya yang menarik. Ritual-ritual tradisional masih sangat kental dilakukan di sini. Tidak itu saja, masyarakat Sasak di Tetebatu juga dikenal sebagai penghasil kerajinan tangan yang sangat laku di pasaran

Wisatawan yang singgah di Tetebatu, biasanya juga akan mengunjungi air terjun Jukut atau yang juga sering disebut sebagai air terjun Jeruk Manis. Air terjun ini punya ketinggian sekitar 40 meter dengan curah air yang sangat besar dan jernih. Objek wisata yang menyegarkan ini berada di kaki gunung Rinjani tepatnya di sebelah selatan kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Rinjani. Menurut cerita yang turun temurun, air terjun ini dipercaya dapat membantu menyembuhkan berbagai penyakit terutama juga berkhasiat untuk menyuburkan rambut. Untuk pengobatan penyakit, biasanya dilakukan dengan ritual tradisional yang dipimpin oleh seorang Pemangku. Bagi yang ingin sekedar bermain, Anda bisa berenang sepuasnya disini. Air terjun Jukut merupakan titik awal yang biasa digunakan para pendaki untuk naik ke Puncak Rinjani, oleh karenanya jika Anda ingin kesini, Anda harus berjalan kaki selama satu setengah jam dari Tetebatu. Dengan pemandangan alam yang indah, perjalanan Anda tidak akan terasa melelahkan. Selain air terjun Jukut, Anda harus mampir ke air terjun yang kedua yakni air terjun Joben yang terletak di barat lau Tetebatu. Berbeda dengan air terjun Jukut yang aliran airnya deras, di Joben airnya tidak terlalu besar. Cocok bagi yang hanya ingin duduk menikmati keindahan alam.

Budayanya masih lestari Selain wisata alam, Tete Batu juga menawarkan pesona budaya. Budaya asli Lombok yaitu budaya Sasak yang memiliki akar pada agama Hindu masih lestari di Tete Batu. Salah satu ritual tradisi yang masih dijalankan adalah syukuran bendungan atau disebut dengan bahasa Sasak dengan Nyelamet Pengempel.

Upacara ini dipimpin oleh kepada desa dan pekasih atau pengatur air. Kearifan lokal ini sangat baik untuk dilestarikan. Tete Batu dengan pertaniannya sangat bergantung pada air yang mengalir. Air mengalir akan terus ada jika warga tidak melakukan perusakan alam. Upacara Nyelamet Pengempel dilakukan rutin setiap tahun.

Jika petani mulai menggarap sawah, mereka terkesan sederhana, namun sarat nilai filosofis untuk melestarikan mata air dan menjaga kebersamaan warga desa. Upacara Nyelamet Pengempel diisi dengan makan bersama. Acara ini dilaksanakan dengan sangat sederhana karena piringnya berupa tekot atau daun pisang.

Lauknya berupa ayam bakar plus sambal khas Tete Batu. Saat berwisata ke Desa Wisata Tete Batu, kita tidak perlu khawatir kemalaman. Di destinasi desa wisata ini, telah tersedia akomodasi lengkap untuk menginap. Beberapa hotel bagus telah berdiri di Tete Batu seperti Hotel Soedjono dan Green Orry Cottage yang dilengkapi dengan restoran.

Untuk mencapai Desa Wisata Tete Batu yang berada di perbukitan ini, ada dua pilihan untuk mencapainya, yaitu dengan menyewa mobil atau menumpang angkutan umum. Naik angkutan umum lebih menantang dan amat disukai para backpackers.

Dengan cara ini, mereka menyukainya karena merasa dapat lebih dekat dan menyelami denyut nadi masyarakat Lombok. Untuk perjalanan dengan angkutan umum yang perlu dilakukan adalah pergi menuju ke terminal bus di Mataram. Dari terminal, ambil jurusan Pomotong. Pomotong merupakan sebuah desa yang terakhir atau terdekat menuju Tete Batu dengan jarak 12 km. Dari Pomotong, dilanjutkan dengan menggunakan angkutan kereta kuda atau Cidomo dalam bahasa Sasak.

Selain itu, terdapat angkutan pedesaan sebagai pilihan kedua untuk mencapai Tete Batu. Menurut Resty Rismawati dari Lombok Network Holliday, jika wisatawan datang dari pelabuhan Sengigi setelah menyeberang dari Bali, tersedia angkutan ke Tete Batu. Dari sini, terdapat bus langsung ke Tete Batu dengan ongkos 60 ribu rupiah per orang.

Tapi, sayangnya, bus ini tak melayani trek reguler alias harus dicarter. Namun, jika memutuskan untuk menyewa mobil dari Mataram menuju Tete Batu, biaya yang harus dikeluarkan antara 300–500 ribu rupiah per orang. “Harus pintar menawar agar mendapat ongkos murah,”

Pantai Mawi – Lombok Selatan

Hamparan pantai cantik dan alami adalah salah satu faktor utama yang membuat Pulau Lombok semakin hari semakin mendunia, bagaimana tidak hamparan pantai di semua bagian di Pulau Lombok memiliki keindahan yang sangat luar biasa mulai dari pantai yang sudah mendunia beberapa tahun lalu yaitu Pantai Senggigi Lombok Barat sampai yang baru baru ini Pantai Kuta Lombok Tengah ataupun Pantai Mawun Lombok Tengah. Pulau Lombok memang memiliki pesona yang sangat cantik untuk menggaet, mendatangkan dan meningkatkan pendapatan asli daerah dari wisatawan dunia maupun lokal.

Salah satu dari beberapa pantai yang ada di kawasan selatan Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat ini adalah Pantai Mawi di Pulau Lombok.

Hanya menempuh 16 km dari Bandara Internasional Lombok dan berada di sebalah kiri Pantai Selong Belanak, anda akan menikmati Pantai Mawi yang memiliki bentangan luas pasir putih yang menghiasi pesisir pantainya.

Pantai ini berada dibalik perbukitan bahkan anda bisa melihat Pantai Selong Belanak dari lokasi Pantai Mawi.

Selain keindahan pemandangan alam yang disuguhkan, Pantai Mawi juga memiliki ombak yang sangat disukai oleh para peselancar.

Karena Pantai Mawi Lombok merupakan salah satu pantai di Pulau Lombok yang memiliki ketinggian ombak yang sangat cocok untuk berselancar.
Melihat keindahan pemandangan Pantai Mawi yang sangat mempesona membentang dihadapan anda.
Bukit-bukit kecil yang berjajar di sisi pantai semakin mempesona keindahannya yang menjadi daya tarik tersendiri dari Pantai Mawi di pulau lombok ini.

Pantai Mawi atau Mawi Beach sangat cocok bagi anda penggila surfer baik itu anda surfer lokal maupun surfer Internasional, pantai ini memiliki ombak berkelas regional classic dengan frekuensi regular, Ombak di pantai ini berjenis reef coral, dengan arah kanan dan kiri sehingga sangat baik sekali untuk melakukan kegiatan berselancar.

Pantai Mawi Lombok, Mawi Beach. Salah satu dari beberapa pantai yang ada di kawasan selatan Kabupaten Lombok Tengah ini adalah Pantai Mawi Lombok. Pantai ini juga memiliki bentangan luas pasir putih yang menghiasi pesisir pantainya. Pantai ini berada dibalik perbukitan dan cukup jauh dari jalan umum. Perjalanan menuju Pantai Mawi Lombok ini juga tidak jauh bedanya dengan kondisi jalan yang telah anda lalui menuju Pantai Selong Belanak Lombok. Tapi setelah anda tiba di Pantai Mawi Lombok ini maka segala yang anda alami dan rasakan selama dalam perjalanan menuju Pantai Mawi ini akan sirna dan hilang setelah anda melihat keindahan pemandangan alam Pantai Mawi yang sangat mempesona membentang dihadapan anda.

Bukit-bukit kecil yang berjajar di sisi pantai semakin mempesona keindahannya, dan inilah yang menjadi daya tarik tersendiri dari Pantai Mawi Lombok. Selain keindahan pemandangan alam yang disuguhkan, Pantai Mawi Lombok juga memiliki ombak yang sangat disukai oleh para peselancar dari manca negara. Karena Pantai Mawi Lombok merupakan salah satu pantai di Pulau Lombok yang memiliki ketinggian ombak yang sangat cocok untuk berselancar. Pantai Mawi Lombok ini sangat cocok untuk suasana rekreasi.

Bagi anda penggila surfer pilihlah bulan Mei sampai dengan Oktober karena pada waktu itu angin lepas pantai datang dari arah timur dengan ombak besar yang baik untuk berselancar. Pada saat anda melakukan aktifitas berselancar ada beberapa hal yang harus di waspadai diantaranya arus pada bagian bawah, tidak melewati batas bahaya yang telah di tentukan dan kemunculan ikan hiu.

Pantai Mawi atau Mawi Beach ini terletak di desa Mekar Sari Kabupaten Lombok Tengah.Sekitar 15 menit dari bandara BIL Kabupaten Lombok Tengah dan sekitar 12 km dari Pantai Kuta Lombok Tengah.

Pantai Mekaki Sekotong – Lombok Bagian Selatan

Pantai Mekaki Sekotong atau disebut juga dengan sebutan Teluk Mekaki mungkin terdengar sangat asing ditelinga dibandingkan beberapa pantai lain di Pulau Lombok yang keberadaanya sudah terdengar di penjuru dunia seperti Pantai Selong Belanak Lombok Tengah ataupun Pantai Tanjung Ringgit yang terdapat di Kabupaten Lombok Timur, namun ketika anda sudah melihat dan merasakan secara langsung keindahan yang dimiliki oleh pantai ini maka anda akan tersadar bahwa Pantai Mekaki adalah salah satu pantai yang layak untuk dikunjungi selain dari kedua pantai yang sudah disebutkan sebelumnya.

Keindahan dari mekaki memang belum banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia bahkan oleh masyarakat sasak sendiri, sungguh amat sayang rasanya jika pesona Pantai Mekaki yang terbentang luas ini dilewatkan begitu saja, alangkah baiknya jika sebelum tewas, die, mampus, meninggal atau apapun itu kita bisa menyempatkan, menyibukkan, mempersiapkan atau mengatur langkah menuju Pantai Mekaki yang berpasir putih, dan disisi kiri kanannya terdapat bebukitan yang menjadi ciri khas pantai-pantai yang terdapat di pulau lombok.

Pantai Mekaki tidak terlalu populer di telinga wisatawan. Namanya kalah terkenal dengan pantai Kuta dan Senggigi, tapi jika mengunjunginya, kita akan sadar bahwa pantai ini layak untuk dijadikan destinasi wisata. Sepanjang perjalanan menuju pantai hingga akhirnya sampai ke Mekaki, kita tak henti-hentinya disuguhi keindahan.

Pantai Mekaki memiliki daya tarik yang mengagumkan bahkan sebelum anda benar-benar memasuki kawasan wisata Pantai Mekaki ini anda akan di suguhkan oleh pemandangan sawah penduduk yang terbentang luas sepanjang jalan menuju Pantai, bukan hanya sekedar pemandangan sawah saja yang akan anda temukan sebelum anda sampai di bibir Pantai Mekaki, selama perjalanan menuju pantai anda juga bisa melihat bukit-bukit hijau, gugusan pulau gili dan birunya air laut yang seakan menanti tangan-tangan nakal untuk memperkosa indahnya ciptaan Tuhan. Rangkul aku, peluk dan cium aku, jamahilah seluruh tempat yang kau rasakan indah pada setiap bagianku mungkin sepenggal kata-kata nakal tersebut adalah salah satu kata yang membisik perlahan sebelum anda sampai di tujuan.am. akuarium ini lah yang paling besar ukurannya, paling tak beraturan bentuknya.

Perjalanan menuju Mekaki sama indahnya dengan Mekaki itu sendiri. Sepanjang perjalanan kita akan melihat hamparan sawah, perbukitan yang hijau, pesisir pantai yang indah serta gugusan gili yang terlihat dari jalan raya menuju Mekaki. Ada Gili Gede, Gili Nanggu dan Gili Penyu dari kejauhan yang menemani perjalanan kita. Kontur jalannya naik turun sehingga sebelum mencapai Mekaki, kita sudah bisa melihat pantai ini dari kejauhan. Dari jauh pantai Mekaki terlihat sangat indah karena airnya yang biru berada di sebuah “ceruk” yang sekelilingnya bukit-bukit dengan pepohonan yang hijau. Oya, jangan lupa untuk mengabadikan panorama Mekaki dari ketinggian ini. Sekitar 100 meter dari pantai, jalanan mulai tidak beraspal alias hanya berbatu, namun tetap bisa dilalui dengan baik.

Sampai di Mekaki, kita akan melihat bibir pantai yang membentuk lengkungan seperti layaknya bulan sabit. Pasir pantai Mekaki sangat putih bersih. Deburan ombaknya kalem. Perairannya berwarna hijau toska di tepian dan semakin ke tengah samakin biru. Tak heran jika banyak wisatawan yang datang untuk sekedar melepas lelah dan bersantai di pantai ini. Kerang-kerang disekitar pantai menambah keindahan dan keunikan Mekaki.

Pantai ini berada di sebuah teluk di selatan Sekotong dan dapat ditempuh melalui jalur darat dari kota Mataram. Infrastruktur pendukungnya sudah sangat baik. Anda membutuhkan waktu sekitar 1,5 – 2 jam untuk mencapai Mekaki yang terbentang di 70 km sebelah barat daya Lombok, Nusa Tenggara Barat. Anda sebaiknya menyewa mobil atau motor saat menuju Mekaki. Dengan begitu kita bisa leluasa mengambil beberapa view yang menarik selama perjalanan.

Ketika sampai di bibir pantai ketika itu pula lelah yang anda rasakan seakan sirna oleh indahnya Pantai Mekaki, pasir pantai nan lembut deburan ombak yang berbisik perlahan menghapus penat yang selama ini anda rasakan dan perlahan pula segala masalah yang anda rasakan memudar seiring hati yang mulai riang oleh keindahan Pantai Mekaki yang begitu tenang.

Lokasi dari Pantai Mekaki yang mudah di akses oleh kendaraan roda dua maupun roda empat merupakan salah satu kelebihan dari pantai ini, dibandingkan dengan obyek wisata pantai lainnya seperti Pantai Batu Payung yang merupakan obyek wisata yang dimiliki oleh kabupaten tetangga yaitu Lombok Tengah Pantai Mekaki bisa dibilang sudah layak untuk dijadikan tujuan wisata baik itu oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Pantai Mekaki berlokasi di Lombok Barat tepatnya di Desa Pelangan, Kecamatan Sekotong yang apa bila kita lihat pada peta lokasinya terletak di bagian selatan daerah Sekotong dengan bentuk seperti ekor burung.

Bagaimana cara menuju Pantai Mekaki Sekotong ?
Dari Kota Mataram menuju Pantai Mekaki membutuhkan waktu kurang lebih dua jam perjalanan dengan jarak sekitar 70 Km, anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum baik itu roda dua dan roda empat kearah selatan dari Kecamatan Sekotong.

Pantai Semeti – Lombok Selatan

Kecantikan Lombok dan Bali diakui sebagai salah satu pulau terbaik di Asia. ini dibuktikan oleh para pembaca CN Traveler. di antara lima pulau itu, dua dari Indonesia. Bali tetap menjadi primadona terbaik mengalahkan Phuket dan Koh Samui, Thailand. Lombok selalu bisa membayang-bayangi keindahan Pulau Bali.

Termasuk salah satu pantai cantik yang ada di Lombok itu adalah Pantai Semeti. Pantai Semeti bersebelahan dengan Pantai Mawi, Lombok Tengah. jalan menuju pantai Semeti tidak lebih bagus dari jalan Pantai Mawi. tak ada penduduk di dekat Pantai ini. sepi dan masih perawan.

Pantai Semeti Kabupaten Lombok, Tengah, Pulau Lombok adalah salah satu pulau yang terletak di provinsi Nusa Tenggara Barat, di pulau inilah ribuan surga-surga kecil dihempaskan oleh indahnya tangan tuhan, salah satu dari sekian banyaknya surga-surga kecil itu bisa anda nikmati di Pantai Selong Belanak atau di Pantai Semeti Lombok Tengah yang akan saya bahas pada kesempatan ini, Pantai Semeti berlokasi di dekat Pantai Mawi Lombok Tengah, Sangat di sayangkan keindahan surga-surga kecil tuhan ini harus di raih dengan perjuangan yang tidak mudah anda harus menaklukkan jalan yang kondisinya sangat rusak terutama pada musim hujan.

Semeti nama pantai di sebelah tenggara pulau Lombok ini. Memang cukup sulit untuk ditemukan. Tersembunyi di balik jejeran perbukitan menghijau daerah Selong Belanak yang eksotis. Membutuhkan waktu tempuh 2 jam perjalanan dari Senggigi untuk membuktikan keindahannya yang elok tersebut.

Kondisi jalan yang rusak parah bukanlah suatu halangan untuk menikmati keindahan yang memukau mata, bersemangatlah jangan menyerah karena di depan sana pantai yang indah akan menyambut kedatangan anda dengan ramah.

Pantai semeti adalah pantai berpasir putih sama seperti Pantai Kuta Lombok, namun ada beberapa yang membedakan pantai ini dengan pantai lainnya di Pulau Lombok diantaranya adalah bebatuan karang dan birunya air laut menjadi salah satu daya pikat bagi para wisatawan lokal maupun asing.

Di pantai ini terdapat hamparan batu karang yang luas membuat kita akan berlama-lama karena kita akan fokus mencari binatang-binatang laut yang tersesat di antara batu karang tersebut. Selain itu pantai ini juga sangat bagus dijadikan sebagai obyek fotografi atau sebagai latar belakang bagi anda yang narsis.

Pantai Semeti terletak di kawasan Selong Belanak. Di kawasan ini terdapat pantai-pantai indah lainnya antara lain Pantai Selong Belanak sendiri, Pantai Mawun, Pantai Ruwuk dan Pantai Mawi. Sekumpulan pantai yang indah yang merupakan sebagian kecil pantai-pantai di Lombok.

jika pantai Mawi penuh dengan para peselancar. maka Semeti penuh dengan keheningan. beberapa Nelayan itu ku ketahui berasal dari daerah Kuta. jadi sejatinya pantai ini benar-benar sepi. hanya saya yang menikmati keindahan pantai. teriknya matahari tak memupuskan kaki untuk melangkahkan kaki di bebatuan pantai Mawi.

Akuarium alam yang dipenuhi oleh terumbu-terumbu karang dengan ikan-ikan kecil yang selalu menemaninya. begitu ombak besar datang. maka akuarium-akuarium itu penuh dengan air laut. kemudian air laut keluar melewati celah-celah akuarium alam itu. ikan-ikan kecil itu pun berhamburan bercampur dengan busa-busa ombak. begitu busa-busa itu menghilang, nampak ikan-ikan kecil yang berenang di Akuarium alam.